Cargo adalah: 3 Jenisnya yang mudah dipahami

Cargo adalah
Images by: Trawlbens
Daftar Mitra TrawlBens

Trawlbens – Cargo adalah hal pertama yang mungkin tercetus ketika memikirkan tentang pengiriman barang dengan muatan besar.

Semakin meningkatnya pertumbuhan bisnis dan infrastruktur kota membuat jasa cargo juga berkembang dengan pesat.

Pertumbuhan ekonomi yang cepat ini tentu membutuhkan pendistribusian yang baik. Padahal pengiriman muatan besar untuk jarak jauh bukanlah suatu hal yang mudah untuk dilakukan.

Agar bisa memanfaatkan layanan cargo dengan baik, maka penting bagi Anda untuk mengetahui lebih detail tentang jasa cargo.

Pengertian Cargo

Cargo adalah berbagai macam barang muatan besar yang dikirimkan lewat beberapa jalur seperti darat, laut dan udara. Cargo memiliki jarak tempuh pengiriman yang cukup jauh, biasanya meliputi antar kota, antar provinsi, dan bahkan antar negara.

Sekarang, sudah banyak jasa cargo yang tersedia serta menawarkan ketentuan yang berbeda-beda pada proses pengiriman muatannya.

Semua barang dalam muatan besar bisa dikirimkan dengan layanan cargo, kecuali benda-benda pos maupun bagasi penumpang.

Perbedaan Cargo dan Ekspedisi

Sama-sama bergerak dalam jasa pengiriman barang, tentu banyak yang masih penasaran dan ingin mengetahui perbedaan dari ekspedisi dan cargo.

Ekspedisi merupakan jasa pengiriman yang ditujukan untuk muatan kecil, bisa berupa barang satuan maupun muatan dengan berat di bawah 5 kg.

Sementara itu, cargo adalah jasa pengiriman yang ditujukan untuk barang dalam jumlah besar dan banyak. Biasanya rata-rata berat muatan cargo berada di atas 10 kg dalam satu paket.

Cargo lebih sering dipakai untuk mengirim barang besar seperti mobil, bahan industri, barang-barang rumah ketika pindahan.

Cargo umumnya membutuhkan waktu pengiriman sekitar 3 hingga 15 hari, sedangkan ekspedisi bisa lebih cepat. Hitungan tarif pengirimannya pun berbeda. Ekspedisi biasanya menggunakan tarif per kilo dan cargo berdasarkan berat minimum yang telah ditentukan.

Jenis Pengiriman Cargo

Dalam proses pengiriman barangnya, cargo menggunakan tiga jenis layanan pengiriman yang bisa dipilih oleh pelanggan sesuai kebutuhan.

– Cargo via Darat

Layanan cargo via darat akan mengirimkan barang dengan alat tranportasi yang berupa mobil, truk, maupun kereta api logistik.

Jasa pengiriman cargo via darat biasanya dipilih apabila barang mendukung pengiriman melalui jalur darat dengan jarak tempuh yang masih bisa dicapai oleh jenis transportasi tersebut. Misalnya saja pengiriman barang antar kota di Pulau Jawa.

Meski begitu, ada juga yang tetap menggunakan jasa cargo via darat untuk pengiriman ke pelosok pulau yang cukup sulit dijangkau karena tarifnya lebih murah. Selain itu, cargo darat memudahkan proses tracking sehingga barang lebih aman dari kerusakan.

– Cargo via Laut

Cargo adalah layanan pengiriman barang yang juga menawarkan jalur laut. Layanan ini ditujukan untuk barang muatan besar dengan jarak tempuh yang cukup jauh, misalnya pengiriman mesin industri dengan tujuan kota di pulau yang berbeda.

Layanan cargo laut ini cukup banyak diminati karena ketersediaan ruang penyimpanan di kapal yang cukup luas. Selain itu, pengiriman cargo melalui jalur laut hampir tidak memiliki batasan. Secara tarif pun, cargo via laut lebih terjangkau dari pengiriman melalui dua jalur lainnya.

Namun, Anda perlu bersabar sebab cargo via laut membutuhkan waktu pengiriman yang cukup lama dalam satu kali perjalanan. Barang-barang yang tidak mendukung lewat pengiriman cargo darat maupun udara pun bisa diatasi dengan pengiriman cargo via laut.

Sebagai contohnya, cargo laut mendukung pengiriman barang-barang yang mengandung zat berbahaya seperti cairan kimia maupun barang yang mudah meledak.

– Cargo via Udara

Dalam layanan cargo udara, pesawat terbang merupakan jenis transportasi yang digunakan untuk mengangkut barang.

Untuk dapat menjalankan tugasnya dalam layanan cargo, pesawat terbang harus dilengkapi dengan Surat Muatan Udara atau Airwaybill.

Cargo via udara merupakan layanan pengiriman yang memprioritaskan kecepatan sehingga jenis cargo ini cocok bagi Anda yang ingin mengirimkan muatan dalam waktu 2 hingga 3 hari saja.

Namun, yang perlu diperhatikan adalah cargo udara memiliki tarif pengiriman yang cukup mahal.

Selain itu, jumlah muatan yang bisa dikirimkan lewat cargo udara juga terbatas. Cargo ini tidak terlalu cocok untuk pengiriman muatan besar.

Saat ini, banyak perusahaan penerbangan yang memasarkan jasa pengiriman barang via udara ini.

Jenis Barang-Barang Cargo

Pengiriman cargo pada umumnya dilakukan untuk barang dengan jarak tempuh yang cukup jauh. Maka, barang yang dikirimkan melalaui cargo dibagi ke dalam dua jenis.

– General Cargo

Cargo ini berisi barang kiriman reguler yang tidak membutuhkan penanganan khusus dalam proses pengirimannya.

Meski begitu, barang tersebut wajib memenuhi syarat agar mendukung pengepakan dan bisa dimasukkan ke dalam kompartemen cargo.

– Special Cargo

Cargo adalah jasa pengiriman yang menerima barang-barang dengan penanganan khusus. Penyedia layanan cargo biasanya memiliki cara penanganan tersendiri agar barang-barang tersebut tidak membahayakan maupun mengganggu proses pengiriman.

Berikut adalah beberapa contoh benda yang membutuhkan penanganan khusus dan bisa dikirimkan dengan layanan cargo.

1. Flammable Goods

Barang yang mudah terbakar. Barang yang masuk pada kategori ini bisa berupa padat, gas, maupun cair.

2. Perishable Goods

Barang yang mudah hancur maupun membusuk selama dalam perjalanan. Untuk itu, pengiriman barang ini harus disertai dengan bahan pengawet sehingga barang tersebut bisa bertahan hingga sampai ke alamat tujuan. Contoh barang yang masuk ke dalam jenis ini adalah buah-buahan dan tanaman hidup.

3. Fragile Goods

Barang yang mudah pecah, misalnya peralatan rumah tangga yang terbuat dari kaca atau hiasan berbahan keramik dan porselen.

4. Valuable Goods

Barang berharga yang di dalamnya terdapat unsur kimia seperti perhiasan, logam mulia, serta dokumen berharga.

5. Explosive Material

Barang yang mudah meledak karena di dalamnya terdapat kandungan zat kimia, misalnya amunisi.

6. Irritant Material

Barang atau bahan yang mengandung zat perangsang. Cargo adalah layanan pengiriman yang juga mampu menangangi barang seperti ini agar tetap aman dan tidak merangsang benda lainnya. Alkohol dan spritus adalah contoh bahan yang masuk dalam kategori ini.

7. Oxidizing Material

Barang yang mudah terbakar jika bereaksi dengan bahan atau benda yang lain. Contohnya adalah peroksida dan nitrat.

8. Magnetized Material

Barang yang mengandung unsur magnet sehingga perlu penanganan khusus agar tidak menimbulkan daya tarik pada benda lain selama perjalanan seperti kompor dan loudspeaker.

9. Radioactive Material

Bahan yang mengandung zat radioaktif seperti bahan-bahan untuk kebutuhan nuklir.

10. Wet Freight

Barang berupa cairan maupun padat yang bercampur dengan cairan lain sehingga selama perjalanan harus disimpan di dalam kontainer agar tetap awet dan aman, misalnya daging segar dan telur.

11. Live Animal

Hewan hidup yang dikirim melalui udara seperti sapi, kuda, anjing, dan burung.

12. Human Remains

Jenazah manusia yang dikirim lewat udara baik yang masih berupa jasad utuh, maupun yang sudah dikremasi atau dibalsem.

Cargo adalah layanan yang memudahkan pengiriman muatan skala besar. Ketahui kelebihan dan kekurangan masing-masing opsi pengiriman cargo agar bisa memilih layanan terbaik.

Berita sebelumya9 Aplikasi Penghasil Uang Paling Mudah
Berita berikutnya10 Tempat Wisata di Malang Anti Mainstream