Doa Sholat Dzuhur Lengkap Beserta 4 Keutamaannya

Doa Sholat Dzuhur
Images by: iamlejen.com
Daftar Mitra TrawlBens

Trawlbens – Doa sholat Dzuhur merupakan bagian penting yang tak boleh terlewatkan dari sholat fardhu yang dilakukan pada siang hari ini. Hal ini dilakukan untuk mendapatkan ibadah sholat Dzuhur yang sempurna.

Untuk itu Anda perlu mengetahui dan mempelajari bacaan doa sholat Dzuhur lengkap dengan keutamaan yang dimiliki. Untuk itu mari simak pembahasan selengkapnya di sini!

Pengertian Sholat Dzuhur

Sholat Dzuhur merupakan salah satu dari sholat fardhu 5 waktu yang wajib untuk dikerjakan oleh umat muslim di seluruh dunia. Sholat Dzuhur berjumlah 4 Rakaat dan dilakukan pada siang hari.

Waktu pelaksanaan sholat ini lebih tepatnya adalah dimulai pada saat tergelincirnya matahari sampai dengan masuk waktu sholat Ashar.

Karena memiliki hukum wajib, maka ibadah sholat ini tidak boleh untuk ditinggalkan kecuali memiliki uzur tertentu seperti sedang haid bagi wanita dan lain sebagainya sesuai dengan ketetapan pada syariat Islam.

Sedangkan jika tidak ada uzur dan meninggalkan sholat ini maka akan mendapatkan dosa. Untuk itu sebagai umat muslim haruslah kita senantiasa menjaga sholat minimal ibadah sholat fardhu yang telah ditetapkan oleh agama Islam.

Keutamaan Sholat Dzuhur

Diberlakukan sebagai sholat wajib, tentu sholat Dzuhur memiliki banyak keutamaan dan manfaat. Seperti yang kita ketahui, Allah SWT tidak akan menetapkan segala sesuatu apalagi dengan hukum wajib tanpa ada penjelasan mendasar.

Sholat Dzuhur memiliki banyak keutamaan dan manfaat sehingga Anda harus senantiasa menjaganya dalam kehidupan Anda. Apa saja Keutamaannya? Berikut keutamaan dari sholat Dzuhur yang wajib Anda ketahui :

1. Sebagai Ladang Pahala dan Penghapus Dosa

Allah Subhanahu wa ta’ala tentu tidak akan menetapkan segala sesuatu tanpa alasan, begitu pun dengan sholat Dzuhur yang wajib dikerjakan oleh seluruh umat muslim.

Semua ketentuan yang Allah buat semata-mata untuk kebaikan hambanya baik di dunia maupun di akhirat. Segala ibadah yang dikerjakan dengan sepenuh hati, insyaallah akan Allah tambahkan sebagai pahala yang akan terkumpul sebagai bekal kelak.

Bukan hanya sebagai ladang pahala, menjaga sholat fardhu termasuk sholat Dzuhur juga dapat menghapuskan dosa-dosa yang dalam keseharian kita kadang dengan sengaja atau tidak kita lakukan.

2. Menghindarkan Diri dari Berbuat Dosa

Seorang muslim yang senantiasa menjaga ibadah sholat 5 waktu akan merasakan kedekatan dengan Allah SWT. Rasa kedekatan ini juga akan menimbulkan rasa mawas diri dan rasa takut untuk melakukan perbuatan tercela yang menimbulkan dosa.

Untuk itu melaksanakan sholat fardhu dapat Anda jadikan juga sebagai solusi untuk menjaga diri Anda dari perbuatan yang tidak sesuai dengan syariat Islam.

3. Sholat Merupakan Cahaya Dunia dan Akhirat

Sholat fardhu merupakan ibadah yang istimewa yang Allah SWT tetapkan bagi umat muslim. Sholat Dzuhur yang merupakan bagian dari sholat fardhu yang memiliki berbagai keutamaan salah satunya dapat menjadi cahaya di dunia maupun diakhirat.

Hal ini juga di disebutkan dalam salah satu Hadits Shahih Riwayat Ahmad bahwa Nabi Muhammad SAW bersabda:

“Siapa yg menjaga Sholat Wajib Lima Waktu, baginya Cahaya, Bukti dan Keselamatan di Hari Kiamat Kelak. Siapa yg tidak menjaga-nya maka dia tidak akan mendapatkan Cahaya, Bukti dan juga tidak memperoleh Keselamatan. Pada Hari Kiamat, dia akan bersama Qor’un, Fir’aun, Haman dan Ubay bin Kholaf (Hadits Riwayat Ahmad, Nomor 2:169) ”.

4. Baik Bagi Kesehatan

Para pakar kesehatan dan ilmuwan di seluruh dunia telah melakukan penelitian dan berhasil membuktikan bahwa ibadah sholat 5 waktu memiliki manfaat yang besar bagi kesehatan.

Tidak terkecuali dengan sholat Dzuhur yang ternyata memiliki manfaat bagi kesehatan jantung yang telah dibuktikan oleh pakar kesehatan dari China yang menjelaskan bahwa terapi jantung terbaik terdapat pada jam 11 pagi sampai jam 1 siang.

Ini merupakan waktu sholat Dzuhur yang artinya sholat Dzuhur akan menjaga kesehatan jantung Anda. Maha suci Allah yang selalu memiliki cara untuk menjaga dan memelihara hambanya lewat ibadah-ibadah yang Allah tetapkan.

Selain itu waktu sholat Dzuhur bertepatan dengan pertengahan aktivitas dimana tubuh sangat membutuhkan rileksasi dan istirahat sejenak. Dengan sholat Dzuhur tubuh akan kembali segar saat berwudhu dan akan lebih rileks.

Niat Sholat Dzuhur

Niat sholat Dzuhur disesuaikan dengan kondisi saat sholat apakah sendiri atau berjamaah dan apakah menjadi imam atau menjadi makmum.

– Niat Sholat Dzuhur Sendirian

ushalli fardhazh-zhuhri arba’a raka’aatin mustaqbilal-qiblati adaa’an lillaahi ta’aalaa.

Artinya : Aku berniat shalat fardu Dhuhur empat raka’at menghadap kiblat karena Allah Ta’ala

– Niat Sholat Dzuhur secara Berjamaah sebagai Makmum

ushalli fardhazh-zhuhri arba’a raka’aatim mustaqbilal-qiblati adaa’an ma’muman lillaahi ta’aalaa.

Artinya : aku sengaja shalat fardhu zhuhur empat raka’at menghadap kiblat sebagai makmum karena Allah

– Niat Sholat Dzuhur Berjamaah sebagai Imam

ushalli fardhazh-zhuhri arba’a raka’aatim mustaqbilal-qiblati adaa’an imaman lillaahi ta’aalaa.

Artinya : aku menyengaja shalat fardhu zhuhur empat raka’at menghadap kiblat sebagai imam karena Allah.

Tata Cara Melaksanakan Sholat Dzuhur

– Membaca niat dengan melafalkannya untuk memantapkan hati lalu membaca niat dalam hati sembari melakukan takbiratul ihram.

– Membaca do’a Iftitah. Adapun hukum membaca doa iftitah di dalam sholat adalah Sunnah, namun alangkah lebih baik jika salah satu do’a sholat Dzuhur ini dibaca.

– Membaca surat Al-fatihah diawali dengan taawuz

– Membaca surat dari Al-Qur’an dianjurkan surat-surat pendek seperti Al-Ikhlas dan An-Nas.

– Ruku’ dengan tuma’ninah

– Itidal dengan tuma’ninah

– Sujud dengan tuma’ninah

– Duduk di Antara dua sujud

– Melakukan sujud yang kedua

– Bangkit untuk melaksanakan rakaat sholat Dzuhur yang kedua.

– Untuk gerakan pada rakaat kedua sama dengan rakaat yang pertama sampai dengan bagian sujud yang kedua.

– Tasyahud awal setelah sujud yang kedua pada rakaat kedua

– Bangkit untuk mengerjakan rakaat ke-tiga

– Gerakan dan bacaan pada rakaat ketiga sama seperti rakaat pertama namun untuk membaca surat pendek setelah Al-Fatihah hukumnya sunah artinya boleh dilakukan atau tidak.

– Pada rakaat keempat sama dengan Rakaat kedua namun pada bagian tasyahud awal diganti dengan tasyahud akhir.

– Salam

Dzikir dan Doa Sholat Dzuhur

Untuk menyempurnakan ibadah sholat Dzuhur yang Anda kerjakan, Anda dapat melengkapinya dengan dzikir dan doa sholat Dzuhur yang dibaca setelah sholat Dzuhur.

Membaca doa sholat Dzuhur dengan membaca doa wirid setelah sholat sangat dianjurkan seperti yang disebutkan dalam hadits :

“Siapa yang bertasbih, bertahmid, dan bertakbir setelah shalat sebanyak 33 kali dan menutupnya dengan membaca lâ ilâha illallâh lâ syarîka lahu lahul mulku wa lahulhamdu wa huwa ‘alâ kulli syai’in qadîr, maka dosanya akan diampuni meskipun sebanyak buih di lautan,”.

Susunan bacaan wirid sesudah melaksanakan shalat Dzuhur yaitu:

– Pertama

Astaghfirullaahal ‘adziim alladzii laaailaaha illaa huwal hayyul qoyyuum wa atuubu ilaih.
Aku memohon ampun kepada Allah yang maha agung , tiada Tuhan yang berhak disembah kecuali Allah , dzat yang maha hidup kekal abadi dan terus menerus mengurus makhluknya tiada henti. Dan aku bertaubat kepada-Nya.

Dibaca sebanyak tiga kali.

– Kedua

Allaahumma antas salaam waminkas salaam wa ilaika ya’uudus salaam fahayyinaa robbanaa bis salaam wa adkhilnal jannata daaros salaam tabaarokta robbanaa wa ta’aalaita yaa dzal jalaali wal ikroom.

Ya Allah, engkaulah Dzat yang memberi keselamatan (kesejahteraan), hanya darimu lah keselamatan (kesejahteraan) dan kepadamua lah segala keselamatan (kesejahteraan) itu kembali. Maka hidupkanlah kami Ya Allah dengan selamat (sejahtera), masukkan kami ke dalam surga rumah keselamatan (kesejahteraan), Engkaulah Dzat yang berkah wahai Tuhan kami dan maha luhur Engkau, Ya Tuhan kami yang Dzat yang memiliki keagungan dan kemuliaan.

Dibaca satu kali

– Ketiga

Allahumma la mani a lima a thaita wa la mu’thiya lima mana’ta wa la yanfa’u dzal jadii minkal jaddu, la ilaha illa anta.

Ya Allah tidak ada yang menghalangi bagi apa yang telah Engkau berikan dan tidak kepada orang yang kaya di sisi Engkau segala kekayaanya selain dari kebesaran-Mu ya Rabb. Tidak ada Tuhan yang layak disembah selain Engkau.

Dibaca satu kali

– Keempat

Allahumma a’inni ‘ala dzikrika wasyukrika wa husni ‘ibadatika.

Ya Allah, bantulah aku untuk berdzikir dan bersyukur kepadaMu serta beribadah kepadaMu dengan baik.

Dibaca satu kali

– Kelima

Laaailaaha illallaah wahdahu laa syariikalah lahul mulku walahul hamdu yuhyii wayumiitu wahuwa ‘alaa kulli syain qodiir.

Tiada Tuhan yang haq disembah kecuali Allah semata, tiada sekutu baginya. Hanya milikinya segala kerajaan dan hanya milikinya segala puji, baik yang hidup atau mati, Dialah Dzat yang kuasa atas segala sesuatu.Dibaca tiga kali, untuk magrib dan subuh dapat dibaca sebanyak 10 (sepuluh) kali

– Ketujuh

alloohumma ajrinii minannaar
Ya Allah, lindungilah aku daripada api neraka

Dibaca tiga kali, untuk magrib dan subuh dapat dibaca sebanyak 7 (tujuh) kali

– Kedelapan

Kemudian dilanjutkan membaca ayat kursi

allāhu lā ilāha illā huw, al-ḥayyul-qayyụm, lā ta`khużuhụ sinatuw wa lā na`ụm, lahụ mā fis-samāwāti wa mā fil-arḍ, man żallażī yasyfa’u ‘indahū illā bi`iżnih, ya’lamu mā baina aidīhim wa mā khalfahum, wa lā yuḥīṭụna bisyai`im min ‘ilmihī illā bimā syā`, wasi’a kursiyyuhus-samāwāti wal-arḍ, wa lā ya`ụduhụ ḥifẓuhumā, wa huwal-‘aliyyul-‘aẓīm

Allah, tidak ada Tuhan (yang berhak disembah) melainkan Dia Yang Hidup kekal lagi terus menerus mengurus (makhluk-Nya); tidak mengantuk dan tidak tidur. Kepunyaan-Nya apa yang di langit dan di bumi.

Tiada yang dapat memberi syafa’at di sisi Allah tanpa izin-Nya? Allah mengetahui apa-apa yang di hadapan mereka dan di belakang mereka, dan mereka tidak mengetahui apa-apa dari ilmu Allah melainkan apa yang dikehendaki-Nya. Kursi Allah meliputi langit dan bumi. Dan Allah tidak merasa berat memelihara keduanya, dan Allah Maha Tinggi lagi Maha Besar.”

– Kesembilan

Membaca surah Al-Ikhlas, surah Al-Falaq, surah An-Nas, dan surah Surat Al-Fatihah.
Surah Al-Ikhlas:

qul huwallāhu aḥad. allāhuṣ-ṣamad. lam yalid wa lam yụlad wa lam yakul lahụ kufuwan aḥad

Katakanlah (Muhammad), “Dialah Allah, Yang Maha Esa. Allah tempat meminta segala sesuatu. (Allah) tidak beranak dan tidak pula diperanakkan. Dan tidak ada sesuatu yang setara dengan Dia.”

Surah Al-Falaq

qul a’ụżu birabbil-falaq. min syarri mā khalaq. wa min syarri gāsiqin iżā waqab. wa min syarrin-naffāṡāti fil-‘uqad. wa min syarri ḥāsidin iżā ḥasad

Katakanlah, “Aku berlindung kepada Tuhan yang menguasai subuh (fajar), dari kejahatan (makhluk yang) Dia ciptakan, dan dari kejahatan malam apabila telah gelap gulita, dan dari kejahatan (perempuan-perempuan) penyihir yang meniup pada buhul-buhul (talinya), dan dari kejahatan orang yang dengki apabila dia dengki.”

Surah An-Nas:

qul a’ụżu birabbin-nās. malikin-nās. ilāhin-nās. min syarril-waswāsil-khannās. allażī yuwaswisu fī ṣudụrin-nās. minal-jinnati wan-nās

Katakanlah, “Aku berlindung kepada Tuhannya manusia, Raja manusia, sembahan manusia, dari kejahatan (bisikan) setan yang bersembunyi, yang membisikkan (kejahatan) ke dalam dada manusia, dari (golongan) jin dan manusia.”

Surah Al-Fatihah .

bismillāhir-raḥmānir-raḥīm. al-ḥamdu lillāhi rabbil-‘ālamīn. ar-raḥmānir-raḥīm. māliki yaumid-dīn. iyyāka na’budu wa iyyāka nasta’īn. ihdinaṣ-ṣirāṭal-mustaqīm. ṣirāṭallażīna an’amta ‘alaihim gairil-magḍụbi ‘alaihim wa laḍ-ḍāllīn

Dengan nama Allah Yang Maha Pengasih, Maha Penyayang. Segala puji bagi Allah, Tuhan seluruh alam, Yang Maha Pengasih, Maha Penyayang, Pemilik hari pembalasan.

Hanya kepada Engkaulah kami menyembah dan hanya kepada Engkaulah kami mohon pertolongan.

Tunjukilah kami jalan yang lurus, (yaitu) jalan orang-orang yang telah Engkau beri nikmat kepadanya; bukan (jalan) mereka yang dimurkai, dan bukan (pula jalan) mereka yang sesat.

– Kesepuluh

Lalu membaca bacaan tasbih, hamdalah, dan takbir sebanyak 33 kali

Bacaan Tasbih :

Subhaanallah

Maha Suci Allah

Bacaan Hamdalah :

Alhamdulillaah

Segala puji bagi Allah

Bacaan Takbir :

Allaahu Akbar

Allah Maha Besar

– Kesebelas

Dilanjutkan membaca kalimat tauhid.

Kalimat Tauhid:

LaaIlaha Illalloh

Setelah subuh dibaca sebanyak 300 kali, setelah isya 100 kali, setelah zuhur 50 kali, setelah asar 50 kali, dan setelah magrib 100 kali.

– Keduabelas

Terakhir, rangkaian tersebut ditutup dengan membaca doa. Dalam versi panjang, dapat membaca doa berikut ini:

Bismillaahirohmaanirrohiim. Alhamdulillaahirobbil ‘aalamiin
Allaahumma sholli ‘alaa sayyidina Muhammadin wa’alaa aali sayyidina Muhammad.
Allaahumma sholli ‘alaa sayyidinaa Muhammadin sholaatan tunjiinaa bihaa min jamii’il aafaat. Wa taqdhii lanaa bihaa min jamii’il haajaat. Wa tuthohhirunaa bihaa min jamii’is sayyi_aat. Wa tarfa’unaa bihaa ‘indaka a’lad_darojaat. Wa tuballighunaa bihaa aqshol ghooyaat. Min jamii’il khoirooti fil hayaati wa ba’dal mamaat.

Ya Allah limpahkanlah rahmat kepada junjungan kita Nabi Muhammad SAW, yang dengan rahmat itu Engkau akan menyelamatkan kami dari semua bahaya, yang dengan rahmat itu Engkau akan mendatangkan hajat kami, Yang dengan rahmat itu Engkau akan membersihkan kesalahan kami, Yang dengan rahmat itu Engkau akan mengangkat derajat

kami, Yang dengan rahmat itu pula Engkau akan menyampaikan kami kepada kesempurnaan semua maksud dari semua kebaikan pada waktu hidup dan setelah mati, karena sesungguhnya Engkaulah Maha Kuasa atas segala sesuatu.

Allaahumma innaa nas_aluka salaamatan fid_diin. Wa ‘aafiyatan fil jasadi. Wa ziyaadatan fil ‘ilmi. Wa barakatan fir_rizqi. Wa taubatan qoblal maut. Wa rahmatan ‘indal maut. Wa maghfirotan ba’dal maut.

Ya Allah kami meminta kepadamu keselamatan Agama, kesehatan jasmani, tambahan Ilmu, keberkahan dalam rizqi, Taubat sebelum mati, Rahmat ketika hendak mati dan Ampunan setelah mati.

Allaahumma hawwin ‘alainaa fii sakaraatil maut. Wan_najaata minan_naari wal ‘afwa ‘indal hisaab.

Ya Allah, ringankanlah kami ketika sedang sakaratul Maut, selamatkan dari api neraka, dan ampunilah ketika sedang proses hisab

Robbanaa laa tuzigh qulubanaa ba’da idz_hadaitanaa wahab lanaa min ladunka rahmah. Innaka antal wahhaab.

Ya Tuhan kami, janganlah Engkau jadikan hati kami menyimpang pada kesesatan setelah Engkau beri petunjuk kepada kami, dan karuniakanlah kepada kami rahmat dari sisi-Mu, karena sesungguhnya Engkau Maha Pemberi (Karunia).

Allaahummaghfirlii dzunuubi waliwaalidayya warhamhumaa kamaa robbayaanii soghiiroo.
Ya Allah, ampunilah dosaku dan dosa kedua orang tuaku, dan belas kasihilah mereka berdua sebagaimana mereka berbelas kasih kepadaku di waktu aku kecil.

Robbanaa aatinaa fid_dun_yaa hasanah wafil aakhiroti hasanah waqinaa adzaaban_naar.
Ya Tuhan kami, berilah kami kebaikan di dunia dan kebaikan di akhirat, dan selamatkanlah kami dari siksa neraka

Washollallaahu ‘alaa sayyidinaa Muhammadin Wa’alaa aali sayyidinaa Muhammad. Walhamdulillaahi robbil ‘aalamiin.

Melaksanakan sholat 5 waktu merupakan kewajiban bagi umat muslim. Sebagai ibadah yang wajib dilakukan setiap hari tentu alangkah lebih baik kita mengetahui dengan jelas bacaan doa sholat Dzuhur dan sholat fardhu lainnya untuk mendapatkan kualitas ibadah terbaik.

Dengan adanya pembahasan lengkap seputar doa sholat Dzuhur yang lengkap kini Anda dapat menunaikan ibadah sholat ini dengan keyakinan yang penuh dan insyaallah akan mendapatkan keberkahan dari Allah SWT. Wallahu A’lam Bishawab.

Berita sebelumyaJasa Ekspedisi Jakarta Pontianak Murah Hanya Rp 2.500/kg
Berita berikutnyaJasa Ekspedisi Jakarta Sukamara Murah Kirim 10kg Gratis Jemput