5 Jenis Mesin Sablon yang Populer di Industri Percetakan

Last Updated on 1 Desember 2023

jenis mesin sablon

Memiliki usaha di bidang percetakan merupakan salah satu investasi jangka panjang bagi pelaku bisnis yang ingin mendapatkan pendapatan yang menguntungkan dalam untuk masa depan yang cerah.

Namun, seperti yang kita ketahui bersama, bahwa setiap pelaku bisnis akan menghadapi tantangan dan resiko dalam setiap berbisnis, terutama dalam berbisnis percetakan.

Sebagai pelaku bisnis yang cermat pastinya telah memiliki strategi tersendiri dalam menghadapi tantangan dan resiko tersebut di industri percetakan, salah satu  strateginya ialah memiliki peralatan digital mesin sablon yang mumpuni. Dengan begitu, pelaku bisnis akan lebih maksimal dalam proses produksi melalui cetakan berkualitas tinggi.

Oleh karena itu, mengetahui jenis mesin sablon sangat penting bagi Anda untuk menyesuaikan jenis mesin sablon yang dapat membantu produktivitas pekerjaan Anda di industri percetakan dan memenuhi kebutuhan di bisnis yang Anda jalankan.

Jika, Anda sedang membaca paragraf ini, pastikan untuk membacanya sampai habis, ya. Artikel ini akan menjadi pengalaman berharga Anda dalam menumbuhkan wawasan dan pengetahuan Anda seputar jenis mesin sablon di Indonesia.

trawlpack banner

Jenis Jenis Mesin Sablon Beserta Cara Penggunaannya

  • Mesin Sablon DTG

Mesin Sablon DTG (Direct to Garment) adalah salah satu jenis mesin sablon digital yang canggih di Indonesia. Mesin ini dapat mencetak gambar dengan kualitas tinggi dari beragam desain yang rumit sekalipun dengan warna-warna yang bervariatif, sehingga menjadikan mesin ini sering digunakan oleh pelaku bisnis pakaian, sablon, dan industri percetakan lainnya.

Cara kerja mesin ini sangat sederhana. Pertama, Anda harus menyiapkan desain yang akan dicetak ke objek dalam format digital. Kedua, Anda harus menyiapkan objek seperti pakaian yang akan dicetak dengan desain yang telah disiapkan. Ketiga, Anda harus mengatur mesin DTG sesuai dengan jenis pakaian yang akan dicetak berdasarkan ukuran desain yang disiapkan. Keempat, tinta DTG akan memproses pencetakan desain dengan kualitas tinggi ke objek yang dipilih, Terakhir, agar desain yang melekat dapat tahan lama, objek cetakan harus dikeringkan dan dipanaskan.

Estimasi harga dari jenis mesin ini dapat terbilang mahal, sekitar 15 juta hingga ratusan juta, bahkan milyaran per unitnya. Mengingat mesin ini sering digunakan oleh industri percetakan besar.

  • Mesin Sablon Print and Cut

Mesin sablon print and cut merupakan mesin yang mengkombinasikan antara fungsi pencetakan (print) dan pemotongan (cut) dalam satu perangkat. Mesin ini pada umumnya digunakan di industri percetakan besar untuk mencetak dan memotong stiker, label, kemasan, gambar, dan elemen lainnya dengan akurasi tinggi dan efisiensi waktu pengerjaan yang optimal.

Cara kerja mesin ini lebih sederhana dibandingkan mesin sablon DTG. Adapun tahapan pertama yang harus Anda lakukan ialah menyiapkan desain berbasis format digital untuk di-print dan di-cut sesuai ukuran yang diinginkan. Setelah itu, Anda dapat mencetak objek yang akan dicetak dengan tinta yang sesuai dengan bahan objek cetakan. Selanjutnya, Anda dapat memotong desain yang telah melekat pada objek cetakan sesuai bentuk dan ukuran yang diminta. Setelah melewati segenap proses sebelumnya, objek cetakan yang telah dipotong dapat diproses lebih lanjut.

Estimasi harga dari jenis mesin ini sekitar puluhan juta hingga ratusan juta per unitnya.

Baca juga: Perbedaan Sablon Plastisol dan Printing yang Perlu Kamu Ketahui

  • Mesin Sablon Printer Sublim

Mesin ini merupakan jenis mesin yang menggunakan teknik sublimasi dalam proses kerjanya. Mesin ini dapat mencetak desain ke kertas transfer sublimasi yang kemudian dipindahkah ke berbagai objek cetakan, seperti kain maupun pakaian dengan menggunakan tinta sublimasi khusus.

Adapun cara kerja mesin sablon printer sublim ini sebagai berikut. Pertama, pastikan dengan benar terkait desain atau gambar yang hendak dilekatkan ke objek cetakan sebelum dicetak pada kertas transfer sublimasi. Setelah itu, kertas sublimasi yang telah dicetak dapat dilekatkan pada objek cetakan yang akan disublimasi. Selanjutnya, saat kertas transfer sublimasi sudah panas, maka tinta akan menjadi uap dan partikel tinta akan larut dalam serat bahan dari objek cetakan, sehingga gambar dapat dicetak secara permanen. Setelah tahap sublimasi selesai, Anda dapat mengeluarkan kertas transfer sublimasi dari mesin yang telah diberikan desain atau gambar.

Tidak jauh berbeda dengan mesin sablon print and cut, estimasi harga dari jenis mesin ini sekitar puluhan juta hingga ratusan juta per unitnya.

  • Mesin Sablon Kaos Manual

Mesin ini pada umumnya sering digunakan oleh pelaku bisnis yang sedang menjalankan usaha rumahan atau usaha sablon berskala kecil. Hal ini dikarenakan harga dari mesin sablon ini termasuk yang termurah dibanding mesin lainnya. 

Cara kerja mesin ini juga memerlukan keahlian operator dalam mengendalikan mesin ini, termasuk proses persiapan desain, penyaringan tinta dengan benar, mengaplikasikan tinta untuk membentuk desain yang diinginkan dengan bantuan operator. Setelah bahan cetakan yang telah diberi desain melekat dan menempel, objek cetakan dapat dikeringkan untuk hasil yang maksimal.

Estimasi harga dari jenis mesin ini sekitar 1 juta hingga 5 juta rupiah bahkan lebih, tergantung merek dan spesifikasinya.

  • Mesin Sablon Cutting Polyflex

Mesin ini pada umumnya digunakan dalam penyablonan kaos dan tekstil dengan menggunakan bahan polyflex untuk melekatkan cetakan ke objek cetakan. Mesin ini dapat memotong bahan polyflex dengan presisi yang tinggi, sehingga desain yang dicetak dapat menghasilkan hasil yang akurat dengan waktu yang singkat.

Adapun cara kerja mesin ini mencakup persiapan desain, pemilihan bahan polyflex, pemindahan desain, pemotongan, pengaplikasian ke objek cetakan hingga proses pemanasan guna memastikan bahan menempel ke objek cetakan dengan kuat. Estimasi harga dari jenis mesin ini sekitar 5 juta hingga 20 juta rupiah per unitnya.

Baca juga: Simak Perbedaan Sablon Rubber dan Plastisol Di Sini!

Penutup

Pada intinya, 5 jenis mesin sablon yang diuraikan di atas pada umumnya sering digunakan pelaku bisnis percetakan, baik dengan skala kecil, menengah, hingga besar. Mulai dari mesin sablon manual hingga mesin sablon berbasis digital.

Penting bagi Anda untuk mengetahui kebutuhan mesin yang sesuai dengan industri percetakan yang akan Anda jalankan atau yang sedang beroperasi, karena setiap mesin memiliki spesifikasi dan fungsi yang berbeda di setiap mereknya. Pemilihan mesin yang tepat dapat memudahkan Anda dalam mencapai keberhasilan di dalam industri percetakan.

Semoga artikel yang kami sajikan kepada Anda dapat bermanfaat dan menjadi informasi penting bagi Anda sebagai calon pelaku bisnis di industri percetakan yang sukses di masa mendatang.