Bacaan Niat Sholat Hajat, Lengkap 5 Keutamaannya

Niat Sholat Hajat
Images by: Freepik.com
Daftar Mitra TrawlBens

Trawlbens – Niat sholat hajat merupakan bagian yang penting dalam ibadah sholat hajat. Sebagaimana pada sholat lainnya, niat ini penting baik untuk dilafalkan secara lisan maupun dilafalkan dalam hati dengan sungguh-sungguh agar mencapai kekhusyukan dalam beribadah.

Bagi Anda yang ingin melaksanakan salah satu sholat sunnah yaitu sholat hajat, jangan beranjak ke mana-mana. Pasalnya, kami telah menyiapkan pembahasan lengkap seputar pelaksanaan sholat hajat yang telah dirangkum dari berbagai sumber terpercaya.

Mengenal Sholat Hajat

1. Apa Itu Sholat Hajat?

Apakah saat ini Anda sedang dilanda kesulitan? Atau mempunyai sebuah rencana atau urusan yang sangat penting bagi kehidupan Anda? Jika begitu, Anda dapat melaksanakan sholat hajat untuk meminta keridhoan Allah Subhanahu wa Ta’ala agar mempermudah rencana atau hajat yang Anda miliki.

Sebagaimana Anda ketahui, agama Islam adalah agama yang sempurna dan selalu membimbing umatnya dengan syari’at yang dapat menyelamatkan dan membantu Anda dalam urusan kehidupan, termasuk saat memiliki hajat atau keinginan tertentu.

2. Jumlah Rakaat dalam Sholat Hajat

Mengutip informasi dari website NU Online yang merupakan salah satu website ahlussunnah wal jamaah, jumlah rakaat dari sholat hajat yang sangat dianjurkan adalah 12 rakaat. Hal ini dijelaskan oleh ulama besar, Syekh M Nawawi Banten.

Beliau menyebutkan riwayat dari Wahib bin Al-Warad yang menyebutkan bahwasanya doa makbul (do’a yang terkabul) adalah do’a yang diawali dengan sholat sunnah sebanyak 12 rakaat.

Pada setiap rakaat dibaca surat Al-Fatihah, ayat Kursi, dan surat Al-Ikhlas. Namun, untuk jumlah 12 rakaat sendiri adalah jumlah maksimal dari ibadah sholat sunnah ini.

Sedangkan untuk jumlah minimumnya adalah 2 rakaat, sehingga bagi Anda yang ingin melaksanakan sholat hajat sangat diperbolehkan untuk melakukan sholat hajat 2 rakaat yang insyaallah sama memadainya dengan sholat 12 rakaat.

3. Bacaan Niat Sholat Hajat

Niat merupakan bagian penting dari sebuah ibadah. Dari niat ini akan diketahui apa tujuan dari seseorang beribadah, termasuk dalam sholat sunnah hajat ini. Adapun bacaan niat sholat hajat yaitu:

“Ushalli sunnatal hajati rak‘ataini ada’an lillahi ta‘ala.”

Artinya, “Aku menyengaja sholat sunnah hajat dua rakaat tunai karena Allah SWT.”

Cara Melaksanakan Sholat Hajat

Setelah mengetahui niat sholat hajat, selanjutnya kami akan menjabarkan bagaimana tata cara pelaksanaan dari sholat hajat ini.

Adapun waktu pelaksanaan dari sholat hajat tidak dikhususkan pada waktu tertentu. Namun, waktu terbaik untuk melaksanakan sholat ini adalah pada sepertiga malam terakhir, dimana pada momen ini biasanya seorang hamba akan lebih khusyuk dalam menyampaikan hajatnya pada Rabb semesta alam.

Kemudian, sama seperti pelaksanaan sholat pada umumnya, sebelum melaksanakan sholat hajat, Anda harus berwudhu terlebih dahulu untuk menyucikan diri. Sementara pembeda lainnya adalah bacaan niat sholat hajat dan do’a setelah sholat hajat.

Berikut tata cara sholat hajat:

– Membaca niat sholat hajat di dalam hati berbarengan dengan takbiratul ihram.
– Membaca do’a iftitah.
– Membaca surat Al-fatihah.
– Membaca surat pendek, sangat dianjurkan untuk membaca surat Al-Ikhlas atau Al-Kafirun pada rakaat pertama dan ayat Kursi pada rakaat kedua.
– Melakukan ruku dengan tuma’ninah.
– Melakukan i’tidal dengan tuma’ninah.
– Melakukan sujud dengan bacaan tuma’ninah.
– Duduk di antara dua sujud dengan tuma’ninah.
– Melakukan sujud yang kedua dengan tuma’ninah.
– Berdiri lagi untuk melaksanakan rakaat kedua.
– Lakukan semua tahapan seperti rakaat pertama. Pembedanya hanyalah setelah sujud yang kedua. Anda harus melakukan tahapan duduk tahiyat akhir.
– Setelah semua tahapan selesai diakhiri dengan salam.

Do’a Selepas Sholat Hajat

Setelah sholat hajat dianjurkan untuk bershalawat serta berdoa kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala. Adapun rangkaian doa yang dapat dilakukan sebagai berikut:

1. Bertawassullah kepada Rasulullah shalallahu alaihi wa salam dengan membaca Al-fatihah. Surat ini juga ditujukan pada para keluarga Rasulullah, para sahabat, para ulama, orang tua, guru dan seluruh umat muslim.

2. Bacalah surat Al-Falaq, An-Nas, dan ayat kursi masing-masing 3 kali.

3. Membaca do’a hajat yang terdiri dari 3 do’a yang insyaallah mustajab:

Do’a Pertama

Setelah sholat sebanyak 12 rakaat ataupun 2 rakaat Anda harus membaca do’a khusus, yaitu:

“Subhanalladzi labisal ‘izza waqala bih. Subhanalladzi ta’ath-thafa bil majdi wa takarrama bih.Subhanalladzi la yambaghit-tasbihu illallah. Subhana dzil manni wal fadhl.Subhana dzil ‘izzi wal karam. Subhana dzith thaul.

As-aluka bima’aqadil ‘izzi min arsyik,wa muntaharrahmati min kitabik, wabismikal a’zham, wa jaddikal a’la, wa kalimatikat tamatil ‘ammat, allati la yujawizuhunna barrun wa la fajir, an tushalliya ‘ala muhammad wa ‘ala ali muhammad.”

Artinya:

“Mahasuci Zat yang menaruh iba dan menjadi mulia karenanya. Mahasuci Zat pemilik keagungan dan kemuliaan. Mahasuci Zat pemilik karunia. Aku memohon kepada-Mu agar bershalawat untuk Sayyidina Muhammad dan keluarganya dengan garis-garis luar mulia Arasy-Mu, puncak rahmat kitab-Mu, dan dengan nama-Mu yang sangat agung, kemuliaan-Mu yang tinggi, kalimat-kalimat-Mu yang sempurna dan umum yang tidak dapat dilampaui oleh hamba yang taat dan durjana.”

Do’a Kedua

Setelah sholat hajat 2 rakaat maupun 12 rakaat dianjurkan membaca do’a yang sama seperti yang telah disebutkan di atas.

Adapun setelah membaca do’a tersebut Anda dapat melanjutkan dengan membaca do’a Nabi Muhammad SAW sebagaimana yang telah diriwayatkan oleh Imam Bukhari dan Imam Muslim.

Do’a tersebut sebagai berikut:

“La ilaha illallahul halimul karimu, azhimul halimu, la ilaha illallahul ‘aliyyul ‘azhimu. Subhana rabbil ‘arsyil ‘azhimi, walhamdu lillahi rabbil ‘alamina.”

Artinya:
“Tiada Tuhan selain Allah yang santun dan pemurah. Tiada Tuhan selain Allah yang maha tinggi dan agung. Mahasuci Allah, Tuhan Arasy yang megah. Segala puji bagi Allah, Tuhan sekalian alam. ”

Do’a tersebut merupakan do’a yang kerap Rasullullah SAW panjatkan ketika ditimpa oleh kesulitan, sehingga menjadi salah satu doa yang sangat dianjurkan untuk dibaca selepas sholat hajat.

Do’a Ketiga

Adapun do’a Rasulullah SAW selanjutnya yang dapat Anda baca adalah do’a yang juga diriwayatkan oleh imam At-Tirmidzi yaitu:

“La ilaha illallahul halimul karim. Subhanallahi rabbil arsyil karimil azhim. Alhamdulillahi rabbil alamin. Asaluka mujibati rahmatik, wa azaima maghfiratik, wal ghanimata min kulli birrin, was salamata minban illa ghafartah, wa la hamman illa farrajtah, wa la hajatan hiya laka ridhan illa qadhaitaha ya arhamar rahimin.”

Artinya:

“Tiada Tuhan selain Allah yang maha lembut dan maha mulia. Maha suci Allah, penjaga Arasy yang agung. Segala puji bagi Allah, Tuhan alam semesta.

Aku mohon kepada-Mu bimbingan amal sesuai rahmat-Mu, ketetapan ampunan-Mu, kesempatan meraih sebanyak kebaikan, dan perlindungan dari segala dosa. Janganlah Kau biarkan satu dosa tersisa padaku, tetapi ampunilah.

Jangan juga Kau tinggalkanku dalam keadaan bimbang, karenanya bebaskanlah. Jangan pula Kau telantarkanku yang sedang berhajat sesuai ridha-Mu karena itu penuhilah hajatku. Hai Tuhan yang maha pengasih.”

Setelah membaca doa tersebut, Anda dapat berdo’a pada Allah Subhanahu wa Ta’ala . Sampaikan hajat atau keinginan Anda pada Allah dengan kesungguhan hati dan berharap keridhoan Allah untuk mempermudah dan mengabulkan hajat yang Anda miliki.

Keutamaan Sholat Hajat

1. Terkabulnya Keinginan

Sebagaimana yang telah dijelaskan, sholat hajat memang dilaksanakan untuk meminta kemudahan agar urusan atau hajat yang kita miliki dapat Allah SWT beri jalan dan dapat terkabul.

Inilah keutamaan dari sholat hajat, dimana jika Anda sungguh-sungguh dalam berdoa insyaallah Allah SWT akan berkenan mengabulkan hajat yang Anda miliki dengan cara terbaik dari Allah SWT.

Hal ini pun sesuai dengan apa yang disabdakan oleh Rasulullah shalallahu alaihi wasallam:
“Siapa yang berwudu dan sempurna wudunya, kemudian sholat dua rakaat (sholat hajat) dan sempurna rakaatnya, maka Allah berikan apa yang dia pinta cepat atau lambat.” (HR.Ahmad)

2. Mendapatkan Pahala

Setiap ibadah tentu akan mendapatkan pahala dari Allah SWT termasuk sholat hajat. Jadi, jika Anda melaksanakan sholat hajat Anda juga telah mendapatkan pahala dari sehat hajat itu sendiri dan ini merupakan satu kebaikan bagi Anda.

3. Lebih Dekat dengan Allah SWT

Beribadah kepada Allah SWT dengan sungguh-sungguh tentu akan menambah kedekatan dengan-Nya. Untuk itu, ibadah sunnah ini selain dapat mengabulkan hajat dapat juga dijadikan ibadah tambahan untuk mendekatkan diri pada sang Pencipta

4. Mendapatkan Ketenangan Batin

Saat Anda memiliki hajat yang urgent dan belum terpenuhi tentu hati akan terasa gelisah. Ibadah sholat hajat ini juga dapat mengatasi hal tersebut. Karena sebagai umat Islam, ibadah adalah sebaik-baiknya cara untuk mendapatkan ketenangan batin.

5. Meningkatkan Rasa Tawakal

Dengan melaksanakan sholat hajat itu artinya kita senantiasa melibatkan Allah pada setiap urusan kita. Saat Memiliki hajat kita boleh saja berikhtiar semaksimal mungkin, namun kita juga perlu berdoa untuk memohon kepada sang penentu segala sesuatu di alam semesta ini.

Untuk itu, ibadah sholat hajat juga dapat meningkatkan tawakal kita kepada Allah SWT dan insyaallah membawa kita ke arah yang lebih baik.

Sholat hajat dapat menjadi solusi saat Anda memiliki sebuah keinginan atau hajat, lakukan ibadah ini dengan baik dan benar dari pelafalan niat sholat hajat sampai tata cara yang benar.

Kemudian dilakukan dengan rasa sungguh-sungguh dan keikhlasan akan apa yang nantinya Allah takdirkan untuk Anda. Semoga Allah senantiasa mempermudah urusan kita semua.
Wallaahu a’lam bis shawwaab

Berita sebelumyaJasa Ekspedisi Jakarta Manado Kirim 10kg Gratis Jemput
Berita berikutnyaJasa Ekspedisi Jakarta Kotabaru Murah, Kirim 10kg Gratis Jemput