2 Bacaan Niat Sholat Jumat, Lengkap Beserta Syaratnya

Niat sholat Jumat
Images by: Laffaz.com
Daftar Mitra TrawlBens

Trawlbens – Niat sholat Jumat harus dihadirkan sejak awal Anda akan melaksanakan sholat Jumat, yakni afdholnya mengikuti sholat Jumat sejak sebelum khutbah Jumat.

Sholat Jumat sendiri adalah sholat yang wajib diikuti secara berjamaah oleh setiap muslim laki-laki yang sudah akil baligh.

Pengertian Sholat Jumat

Jika dilihat dari tata bahasa, Jumat berasal dari bahasa Arab yakni jama’ yang bermakna berkumpul atau bersama-sama. Sementara makna sholat Jumat secara syar’i artinya adalah sholat yang dikerjakan di hari Jumat sebanyak 2 rakaat yang sebelum sholat didahului dengan dua khutbah.

Sholat Jumat bagi kaum laki-laki adalah pengganti dari sholat dzuhur, sehingga bagi laki-laki muslim yang sudah melaksanakan sholat Jumat secara sempurna tidak perlu lagi melaksanakan sholat dzuhur. Mengerjakan sholat Jumat wajib ‘ain hukumnya bagi muslim laki-laki yang sudah akil baligh.

Anak-anak dan perempuan hukumnya boleh untuk ikut sholat Jumat namun tidak diwajibkan. Ada banyak dalil yang mewajibkan pelaksanaan sholat Jumat seperti Al Quran surah Al Jumu’ah ayat 9 dan juga hadist riwayat Abu Dawud.

Di dalam hadist riwayat Abu Dawud diterangkan 4 golongan yang dikecualikan dari kewajiban melaksanakan sholat Jumat yaitu budak, anak kecil, wanita, dan orang yang sedang sakit. Selain itu, musafir juga termasuk orang yang diberi keringanan tidak melaksanakan sholat Jumat.

Waktu pelaksanaan sholat Jumat sebenarnya sama dengan waktu pelaksanaan sholat dzuhur, yakni sejak tergelincir matahari hingga bayangan benda terbentuk sepanjang benda aslinya. Hanya saja ada beberapa hal yang harus dipahami terkait pelaksanaan sholat Jumat di sini.

Apabila ingin melaksanakan sholat Jumat namun waktu yang tersisa sekiranya tidak mencukupi untuk melakukan dua khutbah dan dua rakaat maupun karena ragu waktu tidak akan cukup, maka sholat tersebut harus disempurnakan menjadi sholat dzuhur.

Niat Sholat Jumat Lengkap Arab, Latin dan Arti

Niat sholat Jumat memang tidak termasuk ke dalam syarat sah sholat Jumat. Oleh karena itu, sebenarnya tidak ada ketentuan pasti terkait bacaan niat untuk sholat Jumat termasuk juga cara pengucapannya.

Anda bisa melafadzkan niat untuk sholat Jumat ataupun sekedar menghadirkannya di dalam hati.

1. Niat Sholat Jumat Sebagai Imam
أُصَلِّي فَرْضَ الْجُمْعَةِ إِمَامًا لِلهِ تَعَالَى

“Ushallî fardhal jumu’ati imâmal lillahi ta’âlâ.”

Artinya, “Saya shalat Jumat sebagai imam karena Allah ta’âlâ.”

2. Niat Sholat Jumat Sebagai Makmum

أُصَلِّي فَرْضَ الْجُمْعَةِ مَأْمُومًا لِلهِ تَعَالَى
“Ushallî fardha jumu’ati ma’mûman lillâhi ta’âlâ.”

Artinya, “Saya shalat Jumat sebagai makmum karena Allah ta’âlâ.”
Ketentuan Terkait Niat Sholat Jumat

Seperti halnya niat untuk melaksanakan sholat 5 waktu pada umumnya, ada beberapa ketentuan terkait niat sholat Jumat:

1. Niat Cukup di Dalam Hati

Niat untuk melaksanakan sholat Jumat tidak perlu dilisankan di bibir, cukup di dalam hati saja. Menurut pandangan Imam As-Sayfi’iy niat sholat dihadirkan di dalam hati seseorang bersamaan dengan terangkatnya tangan untuk bertakbir.

2. Niat Tidak Wajib Berbahasa Arab

Bahasa apapun sah digunakan untuk menghadirkan niat sholat termasuk sholat Jumat. Allah Maha Mengetahui segala sesuatu termasuk bahasa yang digunakan hamba-hambanya.

Selain itu, niat di luar dari rukun sholat Jumat sehingga tidak perlu dalam bahasa Arab.

3. Kalimat Niat Tidak Ditentukan

Kalimat niat sholat tidak harus sama persis dengan yang ada di atas. Anda bisa menyusun kalimat niat sholat sesuai keinginan Anda selama maknanya sama.

Syarat Wajib Sholat Jumat

Syarat wajib adalah syarat yang menjadikan seseorang wajib untuk melaksanakan sholat Jumat. Syarat wajib untuk melaksanakan sholat Jumat ada sebanyak 7 poin yakni:

1. Beragama Islam (muslim).

2. Sudah mencapai akil baligh yang ditandai dengan mengalami mimpi basah (ihtilam) atau sudah mencapai usia 15 tahun.

3. Memiliki akal yang sehat (tidak gila).

4. Merdeka yakni bukan merupakan budak.

5. Laki-laki.

6. Mukim di suatu tempat. Mukim tidak harus domisili atau tempat tinggal tetap seseorang. Mukim adalah orang yang menetap di suatu tempat serta orang tersebut tidak bermaksud untuk tinggal lama di tempat tersebut, misalnya pelajar, orang yang sedang melakukan perjalanan bisnis beberapa waktu dan lainnya.

7. Sehat tidak sedang dalam kondisi sakit.

Syarat Sah Sholat Jumat

Sah atau tidaknya pelaksanaan sholat Jumat bergantung kepada terpenuhinya syarat-syarat sah sholat Jumat. Secara umum, syarat sah sholat Jumat sama dengan syarat sah sholat lima waktu yang lain namun dengan 6 syarat tambahan berikut:

1. Waktu Pelaksanaan

Pelaksanaan sholat Jumat dimulai sejak masuknya waktu dzuhur sampai tiba waktu ashar. Sehingga jika sholat Jumat belum selesai sampai masuk waktu ashar, maka sholat Jumat tersebut disempurnakan menjadi sholat dzuhur tanpa mengubah niatnya, yakni niat sholat Jumat.

2. Tempat Pelaksanaan di Tempat yang Tetap

Sholat Jumat harus dilaksanakan di tempat yang tetap di sekitar pemukiman penduduk. Tempat yang tetap itu bisa berupa bangunan besar ataupun masjid. Sholat Jumat tidak seperti sholat ied yang dilaksanakan di padang terbuka yang tempatnya bisa berubah-ubah.

3. Jumlah Jamaah

Sholat Jumat wajib dilaksanakan secara berjamaah. Terkait jumlah minimal jamaah sholat Jumatnya sendiri para ulama berbeda pendapat. Menurut pendapat Imam Hanafi, jumlah jamaah sholat Jumat minimal 40 orang laki-laki dewasa.

Namun, ada pula pendapat mayoritas ulama yang mengatakan jumlah jamaah sholat Jumat boleh kurang dari 40 orang, jika dilaksanakan di tempat minoritas muslim ataupun di tempat terpencil dengan jumlah muslim terbatas.

4. Hanya Ada Satu Jamaah Sholat Jumat di Satu Daerah

Tidak boleh ada lebih ari satu jamaah sholat Jumat dalam satu daerah yang sama. Namun, hal ini dikecualikan apabila memang tidak terdapat tempat yang cukup untuk menampung semua jamaah sholat. Jika masih dimungkinkan untuk sholat Jumat berkumpul di satu tempat, maka harus di satu tempat itu.

5. Diawali oleh Dua Khutbah

Khutbah menjadi satu rangkaian di dalam sholat Jumat. Hal ini pula merupakan kesepakatan para ulama 4 madzhab bahwa sholat Jumat dilaksanakan setelah dua khutbah sebelumnya. Ada beberapa syarat khutbah Jumat seperti berikut ini:

• Ucapan puji dan syukur kepada Allah.

• Shalawat atas Rasulullah shalallahu alaihi wa salam.

• Berwasiat untuk takwa.

• Membaca satu ayat Al Quran di salah satu khutbah.

• Doa untuk kaum muslimin pada khutbah yang kedua.

Tiga syarat yang pertama harus dilaksanakan di kedua khutbah. Khutbah yang sesuai tuntunan Rasulullah shalallahu alaihi wa salam berisi motivasi, nasehat, serta penjelasan mengenai ancaman maksiat.

Rukun Sholat Jumat

1. Khatib Jumat. Seringkali khatib khutbah Jumat juga menjadi imam sholat Jumat.

2. Jamaah sholat Jumat dengan jumlah yang sudah dijelaskan sebelumnya.

3. Khutbah sholat Jumat dilaksanakan dua kali sebelum sholat Jumat.

4. Sholat Jumat sebanyak dua rakaat dengan berjamaah. Apabila seseorang terlambat menuju tempat pelaksanaan sholat Jumat dan orang tersebut tidak sempat melakukan satu rakaat dengan imam, batasannya yakni tidak ikut ruku’ di rakaat kedua bersama imam.

Jika hal tersebut terjadi, maka orang tersebut harus menyempurnakan sholatnya menjadi sholat dzuhur sebanyak empat rakaat. Namun, niat saat melaksanakan sholat adalah sholat Jumat.

Menghadirkan niat sholat Jumat di dalam hati wajib sejak dimulainya rangkaian pelaksanaan sholat Jumat yakni sejak khatib berkhutbah di atas mimbar.

Menghadirkan niat untuk sholat Jumat di dalam hati akan membuat hati lebih khusyu’ dan pikiran fokus untuk melaksanakan ibadah sholat.

Berita sebelumya10 Makanan Khas Jakarta yang Terkenal
Berita berikutnyaJasa Ekspedisi Jakarta Banjarmasin Kirim 10kg Gratis Jemput