Bacaan Niat Sholat Tarawih Lengkap Beserta 2 Keutamaannya

Niat Sholat Tarawih
Images by: Pinterest
Daftar Mitra TrawlBens

Trawlbens – Niat sholat tarawih merupakan salah satu bagian penting dari sholat tarawih. Niat sholat sunnah tarawih merupakan salah satu bagian yang membedakan sholat tarawih dengan sholat yang lainnya.

Untuk itu, Anda jangan sampai salah dalam membaca niat sholat sunnah ini.
Untuk itu sebelum Anda melaksanakan sholat tarawih, ketahui dahulu semua bagiannya dari niat, tata cara, dan keutamaan apa saja yang dimiliki oleh sholat yang dilakukan di malam bulan ramadhan ini. Maka dari itu, jangan beranjak dan simak lebih jauh!

Pengertian Sholat Tarawih

Sholat tarawih adalah sholat yang hukumnya sunnah untuk dilakukan pada malam-malam di bulan ramadhan. Sholat tarawih merupakan salah satu ibadah untuk menghidupkan malam-malam Ramadhan (Qiyamu Ramadhan).

Seperti yang kita ketahui, bulan Ramadhan merupakan bulan yang sangat istimewa bagi umat muslim di seluruh dunia. Di bulan inilah semua umat muslim berlomba-lomba melakukan ibadah dan kebaikan untuk mendapatkan pahala serta keridhaan Allah SWT.

Untuk itu, sangat dianjurkan mengisi malam-malam di bulan Ramadhan dengan beribadah salah satunya dengan melaksanakan sholat tarawih dan tadarus Al-Qur’an untuk memaksimalkan ibadah di bulan penuh berkah ini.

Sejarah Sholat Tarawih

Bagi Anda yang belum mengetahui, sholat tarawih ternyata memiliki sejarah tersendiri. Sholat yang hanya dilakukan pada bulan Ramadhan ini dilakukan oleh Rasulullah shalallahu alaihi wasallam pada tahun kedua hijriah lebih tepatnya pada tanggal 23 Ramadhan.

Saat itu Rasulullah melaksanakan sholat tarawih tidak selalu di masjid namun terkadang di rumah juga. Sejarah mengenai sholat tarawih ini juga terdapat dalam salah satu Hadits yaitu:

“Dari ‘Aisyah Ummil Mu’minin radliyallahu ‘anha, sesungguhnya Rasulullah pada suatu malam sholat di masjid, lalu banyak orang sholat mengikuti beliau.

Pada hari ketiga atau keempat, jamaah sudah berkumpul (menunggu Nabi) tapi Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam justru tidak keluar menemui mereka.

Pagi harinya beliau bersabda, ‘Sunguh aku lihat apa yang kalian perbuat tadi malam. Tapi aku tidak datang ke masjid karena aku takut sekali bila sholat ini diwajibkan pada kalian.” Sayyidah ‘Aisyah berkata, ‘Hal itu terjadi pada bulan Ramadhan’.” (HR Bukhari dan Muslim).

Penjelasan dari hadits tersebut menunjukkan betapa bijaksananya Nabi Muhammad Shalallahu alaihi wasallam, karena sebenarnya Rasulullah Saw sudah melakukan sholat tarawih di masjid pada awal Ramadhan.

Namun, karena melihat para sahabat begitu bersemangat untuk mengikuti Rasulullah dengan melakukan sholat tarawih juga, Rasulullah mengurungkan niatnya pada hari ketiga atau keempat.

Hal ini tentu memiliki dasar. Nabi Muhammad takut jika sholat tarawih yang ia kerjakan Akan Allah SWT tetapkan hukum wajib untuk mengerjakannya. Sementara, beliau tahu hal ini mungkin akan memberatkan generasi berikutnya yang belum tentu memiliki semangat seperti umat muslim di masa Rasulullah shalallahu alaihi wa salam kala itu.

Jumlah Rakaat Sholat Tarawih

Seperti yang kita ketahui banyak yang masih memperdebatkan mengenai jumlah dari rakaat sholat tarawih. Bila menilik dari sejarah awal ibadah sunnah ini mulai dikerjakan, saat itu Rasulullah tidak merinci secara khusus mengenai jumlah rakaat dari sholat tarawih.

Kemudian, barulah pada masa Khalifah Umar bin Khattab, jumlah rakaat dari sholat tarawih yang dikerjakan adalah sebanyak 20 rakaat. Jumlah ini juga disepakati oleh oleh umatnya pada saat itu.

Jumlah sholat tarawih inilah yang kemudian disepakati oleh mayoritas ulama salaf dan Khalaf dan juga telah menjadi ijma dari sahabat dan semua ulama dari mazhab Syafi’i, Hanafi, Hanbali, dan mayoritas mazhab Maliki.

Meskipun ada sedikit perbedaan pendapat di antara kalangan madzhab Maliki yaitu antara 20 rakaat dan 36 rakaat, lalu Imam Malik yang lebih memilih sholat tarawih 8 rakaat.

Namun, jika merujuk pada pendapat yang menjadi mayoritas, maka persentase terbesar diambil kesepakatan bahwa sholat tarawih berjumlah 20 rakaat ditambah dengan 3 rakaat witir.

Akan tetapi untuk pelaksanaan sholat tarawih dapat Anda sesuaikan dengan pilihan Anda apakah mengerjakan sholat tarawih 20 rakaat ditambah 3 rakaat witir atau 8 rakaat ditambah 3 witir.

Rakaat mana pun pilihan Anda, jika dikerjakan dengan niat semata-mata mengharapkan keridhaan Allah SWT, insyaallah ibadah Anda akan diterima oleh Allah SWT. Wallahu A’lam

Pengerjaan Sholat Tarawih

Sholat tarawih dapat dilaksanakan secara berjamaah ataupun sendiri. Namun memang, sholat tarawih lebih afdhol atau lebih utama dan dianjurkan untuk dikerjakan secara berjamaah daripada sendiri.

Karena seperti yang kita ketahui sholat berjamaah memiliki lebih banyak keutamaan dibandingkan sholat sendiri seperti pahala yang berlipat ganda, akan lebih mempererat tali silaturahmi sesama umat muslim dan kebaikan lainnya.

Untuk pengerjaan sholat tarawih secara sendiri juga harus memiliki alasan untuk dapat dilakukan misalnya usia yang sudah lanjut, terjadi hujan yang amat deras atau badai, sakit parah atau berat, turunnya salju, dan adanya uzur yang lainnya yang memang tidak bisa dihindari.

Bacaan Niat Sholat Tarawih

Karena dapat dikerjakan dengan dua cara yaitu sendiri ataupun berjamaah, maka untuk bacaan niat sholat tarawih dibedakan menjadi dua jenis yaitu:

1. Niat Sholat Tarawih Sendiri

“Ushalli sunnatat Tarawihi rakatayni mustaqbilal qiblati lillahi taala.”
Artinya: “Saya niat sholat sunah tarawih dua raka’at menghadap kiblat karena Allah Ta’ala.”

2. Niat Sholat Tarawih Berjamaah

– Sebagai Imam

“Ushalli sunnatat Tarawihi rakatayni mustaqbilal qiblati adaan imaman lillahi ta’ala.”
Artinya,” Aku menyengaja sembahyang sunnah Tarawih dua rakaat dengan menghadap kiblat, tunai sebagai imam karena Allah SWT.”

– Sebagai Makmum

“Ushalli sunnatat Tarawihi rakatayni mustaqbilal qiblati adaan mamuman lillahi taala.”
Artinya, “Aku menyengaja sembahyang sunnah Tarawih dua rakaat dengan menghadap kiblat, tunai sebagai makmum karena Allah SWT.”

Tata Cara Sholat Tarawih

– Melafalkan niat sholat tarawih.
– Membaca niat di dalam hati sedang lisan melafalkan takbir bersamaan dengan takbiratul ihram.
– Membaca do’a iftitah.
– Membaca ta’awuz kemudian surat Al-Fatihah.
– kemudian diikuti salah satu surat dalam Al- Quran.
– Ruku’.
– I’tidal.
– Sujud yang pertama.
– Duduk di antara dua sujud.
– Sujud yang kedua.
– Bangkit dari sujud dan berdiri, lalu mengerjakan rakaat yang kedua dengan urutan gerakan yang sama sampai tahap sujud yang kedua.
– Tasyahud akhir.
– Salam.
– Istighfar dan membaca kamilin.

Keutamaan Sholat Tarawih

Sebagai sholat yang hanya dilakukan pada bulan Ramadhan dan memiliki hukum sunnah muakkad tentu sholat ini memiliki banyak keutamaan di antaranya:

– Dosa-Dosa Diampuni

Bulan Ramadhan adalah bulan penuh ampunan. Pada bulan inilah seluruh umat muslim berlomba-lomba beribadah dan memanjatkan doa agar semua dosa diampuni oleh Allah SWT.

Sholat tarawih juga bisa menjadi salah satu ibadah yang membuat dosa-dosa Anda diampuni oleh Allah SWT. Hal ini juga dijelaskan dalam salah satu Hadits yaitu:

“Barang siapa ibadah (tarawih) di bulan Ramadan seraya beriman dan ikhlas, maka diampuni baginya dosa yang telah lampau.” (HR. Bukhari Muslim).

Dengan hadits ini tentu sholat tarawih selama bulan Ramadhan merupakan momen untuk meraih ampunan dari Allah SWT, atas dosa-dosa yang mungkin kita lakukan di masa lampau atau di hari-hari yang telah lalu agar kembali suci dan bersih.

–  Mendapatkan Pahala Semalaman Penuh

Salah satu hadits shahih Rasulullah shalallahu alaihi wasallam menyebutkan bahwa barangsiapa yang melaksanakan sholat tarawih, maka akan mendapatkan pahala layaknya beribadah selama satu malam penuh.

Tentu inilah keutamaan dari sholat tarawih yang sepatutnya membuat umat muslim senantiasa memiliki semangat penuh untuk melaksanakan sholat ini pada setiap malam di bulan ramadhan.

Karena, bulan Ramadhan hanya datang setahun sekali sehingga kita harus benar-benar secara maksimal mengisi bulan yang penuh rahmat ini.

Dengan sholat tarawih Anda bukan hanya mendapatkan pahala beribadah semalaman penuh, namun juga diampuni dosanya dan menjadi suci bagai bayi yang baru terlahir ke dunia.

Bulan Ramadhan memang menjadi bulan yang selalu dinanti oleh seluruh umat muslim, karena memiliki banyak keistimewaan salah satunya ibadah sholat tarawih yang hanya ada dibulan yang suci ini.

Untuk itu, setelah mengetahui niat sholat tarawih, tata cara dan keutamaan yang dimiliki Anda tentu Semakin bersemangat untuk melaksanakan ibadah yang penuh keutamaan ini.

Semoga segala ibadah kita diterima oleh Allah SWT dan kita dapat kembali suci di hari fitri nanti.

Berita sebelumya10 Makanan Khas Jakarta yang Terkenal
Berita berikutnyaJasa Ekspedisi Jakarta Banjarmasin Kirim 10kg Gratis Jemput