Niat Sholat Taubat Lengkap Dengan 5 Syaratnya

Niat SHolat Taubat
Images by: thehindu.com
Daftar Mitra TrawlBens

Trawlbens – Niat sholat taubat dihadirkan dengan sungguh-sungguh di dalam hati agar dosa-dosa yang pernah kita lakukan diampuni oleh Allah subhanahu wa ta’ala.

Tentunya di dalam sholat taubat ini seorang hamba meminta pengampunan dari Allah dan memohon agar tidak terjerumus lagi ke dalam hubangan dosa.

Pengertian Sholat Taubat

Sholat taubat merupakan salah satu sholat sunah yang banyak dianjurkan untuk dilakukan oleh ulama empat madzhab.

Taubat adalah memohon ampun kepada Allah atas segala dosa dan kekhilafan yang pernah diperbuat dan bersungguh-sungguh, agar tidak mengulangi dosa yang pernah dilakukan tersebut.

Taubat sendiri adalah kewajiban yang harus dilakukan setiap orang yang bersalah hal ini sebagaimana yang diterangkan oleh Syekh Nawawi Banten di dalam kitabnya Nihayatuz Zain. Anjuran untuk bertaubat sebagaimana yang disampaikan Rasulullah shalallahu alaihi wa salam di dalam HR. Ibnu Majah.

Sementara hadist mengenai anjuran sholat Sunnah taubat adalah hadist yang disampaikan oleh Abu Bakar Ash Shiddiq dari Rasulullah shalallahu alaihi wa salam, bahwa tidaklah seorang hamba itu berbuat dosa kemudian bersuci dengan baik dan berdiri melaksanakan sholat sebanyak dua rakaat.

Kemudian hamba tersebut memohon ampun kepada Allah kecuali Allah akan mengampuni dosa hamba tersebut. Selanjutnya Rasulullah shalallahu alaihi wa salam membaca ayat Ali Imran 135 yang berisi tentang anjuran agar orang yang berbuat dosa memohon ampun kepada Allah atas dosa-dosanya.

Terkait waktu pelaksanaan sholat taubat sendiri sebenarnya tidak ada aturan khususnya. Anda bebas untuk memilih waktu kapan saja untuk melaksanakan sholat taubat, bisa di waktu siang dan malam hari. Bahkan menurut Ibnu Taimiyah, seorang hamba boleh sholat taubat di waktu yang terlarang untuk sholat.

Hal ini didasarkan kepada alasan bahwa sholat taubat adalah sholat yang memiliki sebab sehingga harus segera dilaksanakan kapanpun waktunya. Disunnahkan untuk segera sholat taubat sebanyak 2 rakaat kemudian bertaubat tidak mengulangi perbuatannya.

Niat Sholat Taubat Lengkap Arab, Latin dan Arti

Sebelum melaksanakan sholat Sunnah taubat, Anda bisa menghapalkan contoh niat sholat taubat di bawah ini:

أُصَلِّي سُنَّةَ التَّوْبَةِ

Ushallî sunnatat taubati

Artinya: “Saya berniat shalat sunnah taubat”
Tata Cara Menghadirkan Niat Sholat Taubat

1. Cukup di Dalam Hati

Niat sholat taubat sebenarnya tidak perlu dilafalkan di bibir baik secara sirr (lirih) maupun jahr (jelas). Niat untuk melaksanakan sholat taubat sudah cukup dihadirkan di dalam hati saja. Niat adalah perkara hati yang ghaib sehingga cukup orang tersebut dan Allah saja yang tahu.

Para ulama besar mengajarkan kapan niat untuk sholat tersebut dihadirkan. Menurut pandangan Imam Al-Syafi’iyy, niat sholat dihadirkan bersamaan ketika tangan terangkat untuk bertakbir maka saat itu niat untuk sholat sudah tertanam di dalam hati.

2. Niat Tidak Harus Berbahasa Arab

Hal kedua yang harus dipahami adalah niat untuk sholat, sholat apapun itu termasuk sholat sunnah taubat, tidak harus dalam bahasa Arab.

Niat tidak termasuk ke dalam bacaan di dalam sholat sehingga tidak ada ketentuan khusus harus menggunakan bahasa Arab.

Menghadirkan niat dalam hati menggunakan bahasa selain bahasa Arab tidak akan membatalkan sholat atau membuat sholat tidak diterima.

Hal terpenting adalah niat sholat ditujukan semata-mata untuk Allah semata. Menghadirkan niat bisa menggunakan bahasa apapun yang paling Anda pahami.

3. Kalimat Niat Bebas

Selain bahasa yang tidak harus berbahasa Arab, kalimat niat sholat sunnah taubat juga tidak baku. Bacaan niat di atas adalah sekedar contoh bacaan niat yang bisa Anda gunakan.

Namun, bacaan di atas tidak baku sehingga Anda boleh menggunakan bacaan niat lainnya selama maknanya sama.

Syarat Melaksanakan Sholat Taubat dan Bertaubat Kepada Allah

Sholat taubat esensinya adalah meminta pengampunan kepada Allah dari segala perbuatan dosa yang pernah dilakukan. Oleh karena itu, agar sholat taubat yang dilakukan diterima, ada beberapa syarat-syarat taubat yang harus seorang hamba lakukan:

1. Taubat yang dilakukan haruslah bersumber dari kesadaran diri sendiri dalam rangka

memohon ampunan kepada Allah semata. Taubat harus dilakukan dengan ikhlas bukan karena tujuan duniawi atau karena makhluk

2. Hamba yang bertaubat haruslah benar-benar menyesali segala dosa-dosa yang pernah

dilakukan di masa lampau, sehingga orang tersebut tidak akan mau lagi untuk mengulangi perbuatan dosanya di masa mendatang. Hal ini sebagaimana yang disampaikan Malik bin Dinar.

Malik bin Dinar berkata bahwa menangisi dosa itu akan menghapuskan dosa sebelumnya selayaknya angin akan mengeringkan daun yang sebelumnya basah.

3. Hamba tersebut tidak terus-menerus dalam keadaan berbuat dosa pada saat ini. Maksudnya yakni jika seorang hamba melakukan keharaman, maka orang itu akan segera meninggalkan keharaman tersebut setelah tersadar dari perbuatannya bahwa itu haram.

Sementara jika seorang hamba meninggalkan sesuatu yang wajib, maka hamba tersebut harus segera menunaikan hal yang wajib tersebut saat menyadarinya. Sementara jika hal tersebut terkait dengan hak manusia, maka hamba itu harus segera menunaikan hak orang lain itu dan meminta maaf.

4. Tekad yang kuat untuk tidak mengulangi dosa yang pernah dilakukannya di masa lampau.

Hal ini karena apabila pada diri orang yang bertaubat tersebut tidak tertanam tekad kuat untuk tidak mengulangi perbuatan maksiatnya, maka itu artinya orang itu tidak membenci perbuatan maksiatnya.

5. Taubat memohon ampunan kepada Allah harus dilakukan di waktu diterimanya taubat yakni sebelum ajal menjemput atau sebelum matahari terbit dari sisi barat (hari kiamat).

Hal ini karena taubat seseorang tidak akan diterima ketika ajal sudah mencapai kerongkongan atau sudah tiba hari kiamat.

Rukun Melaksanakan Sholat Taubat

Rukun melaksanakan sholat taubat sebenarnya sama dengan rukun sholat fardhu lima rakaat atau sholat sunnah pada umumnya. Pertama-tama Anda harus menanamkan niat sholat taubat terlebih dahulu di dalam hati sebelum tangan terangkat untuk mengucapkan takbiratul ihram.

1. Sholat sunnah taubat sebagaimana sholat pada umumnya dilakukan dalam posisi berdiri bagi yang mampu, jika tidak mampu berdiri maka duduk, jika tidak cukup dengan tidur menyamping.

2. Takbiratul ihram mengucapkan “Allahu Akbar”.

3. Membaca surat Al Fatihah di kedua rakaat.

4. Ruku’ dan thuma’ninah ketika ruku’. Rasulullah mengajarkan bahwa thuma’ninah adalah keadaan tenang yang mana seluruh sendi-sendi di tubuh juga ikut tenang.

5. I’tidal setelah ruku’ dan tetap thuma’ninah.

6. Sujud dan thuma’ninah. Posisi sujud melibatkan tujuh anggota badan yang menyentuh lantai yakni dahi dan hidung, kedua telapak tangan kanan dan kiri, lutut kanan dan kiri serta ujung kaki kanan dan kiri.

7. Duduk di antara dua sujud serta thuma’ninah.

8. Duduk tasyahud akhir dan membaca “at tahiyatu lillah…”.

9. Bersholawat kepada nabi.

10. Salam.

Seusai salam, bacalah istighfar sebanyak-banyaknya untuk memohon pengampunan dari Allah subhanahu wa ta’ala.

Niat sholat taubat harus dihadirkan dengan sungguh-sungguh di dalam diri seorang hamba. Niat untuk melaksanakan sholat taubat juga harus diiringi dengan tekad kuat untuk tidak mengulangi perbuatan dosa yang dahulu pernah dilakukan.

Berita sebelumyaEkspedisi Jakarta Asahan Murah Gratis Jemput
Berita berikutnyaJasa Ekspedisi Jakarta Mamuju Murah