Saturday, June 25, 2022
No menu items!
HomeTak BerkategoriOmicron Varian Baru Covid-19

Omicron Varian Baru Covid-19

Dunia digemparkan dengan adanya mutasi baru dari virus Covid-19 yaitu Omicron, virus tersebut muncul pertama kali di negara Bostwana dan Afrika Selatan, dan dengan cepat menyebar hingga dataran eropa dan berpotensi tinggi untuk menyebar ke wilayah asia hingga Indonesia.

Mengenal COVID-19 Omicron

Varian tersebut pertama kali dilaporkan muncul di negara Afrika Selatan, dengan adanya indikasi mutasi gnetika dari varian Covid-19 yang lebih ganas dan memiliki Indikasi lebih mudah menyebar dibandingkan varian Covid-19 lainnya.

Omicron

Virus COVID-19 terus berkembang karena berupaya menghindari respons sistem kekebalan imun manusia dan dapat menginfeksi lebih banyak korban, tetapi yang perlu diketahui sebagian besar evolusinya tidak terlalu signifikan. Ahli epidemiologi di Afrika Selatan mengurutkan strain terbaru dan melaporkan temuan mereka ke WHO pada 24 November 2021, mencatat bahwa itu mengandung lebih dari 30 mutasi pada virus tersebut, yang memungkinkannya menembus dan menginfeksi lebih ganas dibandingkan varian Covid-19 lainnya. 

Baca juga: Kini Vaksin Covid-19 Tersedia Untuk Usia 5-11 Tahun

Data & Fakta

Banyak sekali berita simpang siur tentang varian tersebut, namun pada faktanya seperti varian Covid-19 lainnya pada awal kemunculannya, varian ini masih terus dipelajari oleh para ilmuan di seluruh dunia. Dalam penularannya, belum terbukti apakah varian baru ini lebih mudah menular (misalnya, lebih mudah menyebar dari orang ke orang) dibandingkan dengan varian lain,studi epidemiologi sedang berlangsung untuk memahami apakah itu karena mutasi tersebut atau faktor lainnya.

Mayoritas gejala yang dirasakan oleh para penderita Covid-19 varian ini yang telah terpapar diantaranya merasakan gejala umum seperti batuk, mudah lelah, dan juga pilek atau hidung tersumbat. Gejala tersebut hampir menyerupai dengan gejala Covid-19 lainnya, namun belum terindikasi adanya gejala spesifik dari para penderita varian tersebut seperti halnya pada varian Delta, dimana para penderitanya mengalami indikasi kadar oksigen rendah dan denyut nadi meningkat. Para peneliti di Afrika Selatan dan di seluruh dunia juga terus melakukan penelitian untuk lebih memahami varian baru virus tersebut. Belum jelas apakah infeksi varian tersebut menyebabkan penyakit yang lebih parah dibandingkan dengan infeksi varian lain, termasuk Delta.

Tips & Trik

Sama seperti varian lainnya dari virus Covid-19, kita harus tetap menjaga kebersihan dan terus menggunakan masker agar terhindar dari varian tersebut dan disarankan menggunakan masker dua lapis agar memberikan proteksi lebih terhadap penyebaran virus Covid-19 serta menjaga jarak dan menghindari kerumunan.

RELATED ARTICLES
- Advertisment -

Most Popular

Recent Comments