Aplikasi Cargo Indonesia Trawlbens

Pasar Bebas: Pengertian dan Dampaknya

Pasar Bebas Pengertian dan Dampaknya

Pasar bebas atau free trade adalah sebuah sistem pasar dimana kegiatan jual beli menggunakan mekanisme penawaran dan permintaan namun tidak terikat pada sistem ekonomi suatu negara.

Sistem ini membentuk suatu iklim ekonomi dimana pedagang dan pembeli dituntut untuk mengatur segala kepentingan transaksi mereka.

Pasar bebas memberikan kesempatan untuk para kontributornya untuk melakukan kegiatan produksi dan jual beli tanpa adanya campur tangan pemerintah.

Indonesia sendiri memiliki suatu kebijakan yang akan dijalankan bertahap bersama dengan negara ASEAN lainnya untuk membuka pasar bebas di kawasan Asia Tenggara. Kebijakan ini diberi nama sebagai kebijakan pasar bebas Masyarakat Ekonomi ASEAN.

Arti dari Pasar Bebas

Arti dari Pasar Bebas
image by: pexels

Pasar Bebas sebenarnya adalah sebuah kegiatan perekonomian dalam lingkup jual beli tanpa adanya campur tangan pemerintah. Selain itu, terdapat beberapa pengertian menurut para ahli, yaitu;

Arti Pasar Bebas Menurut David Ricardo

Free trade atau pasar bebas merupakan sebuah sistem perdagangan luar negri antar negara secara bebas tanpa ada campur tangan dari negara masing-masing.

Arti Pasar Bebas Menurut Adam Smith

Pasar bebas merupakan kegiatan jual beli yang bebas dan dilakukan sesuka para penjual dan pembeli sehingga dapat menimbulkan iklim kompetitif yang luas terhadap persaingan ekonomi tanpa adanya campur tangan pemerintah.

Baca Juga: Pengertian Pengusaha: dalam Kata dan Praktiknya

Ciri-Ciri Pasar Bebas

Ciri-Ciri Pasar Bebas
image by: pexels

Terdapat ciri dari pasar bebas, yaitu;

  1. Sumber daya dan alat produksi dapat dengan bebas dimiliki dan diatur oleh berbagai pihak.
  2. Memiliki pembagian kelas pekerja dan pemilik modal dalam sistem perekonomian.
  3. Persaingan antara perusahaan semakin ketat.
  4. Pemerintah memiliki campur tangan yang sangat minim atau bahkan tidak ada dalam mekanisme pasar.
  5. Produsen dapat dengan bebas menentukan harga dan juga target konsumen mereka.

Fungsi Pasar Bebas

Fungsi dari kebijakan pasar bebas sendiri adalah memberikan sebuah kebebasan dagang kepada masyarakat dan transparansi informasi kuantitas permintaan dan harga barang sehingga dapat menciptakan stabilitas ekonomi.

Pasar bebas sendiri memiliki fungsi memberikan profit yang lebih tinggi kepada para kontributor pasar bebas. Hal lainnya juga dapat memberikan peluang untuk memajukan keahlian metode produksi.

Baca Juga: 3 Konsep Dasar Memulai Usaha di Media Sosial

Tujuan Pasar Bebas

Fungsi Pasar Bebas
image by: pexels

Terdapat berbagai tujuan mengapa pasar bebas harus diselelnggarakan;

  1. Perluasan terhadap pasar suatu atau berbagai barang
  2. Peningkatan terhadap perekonomian negara
  3. Media untuk melakukan pertukaran teknologi

Baca Juga: 10 Perbedaan Negara Berkembang dan Negara Maju

Dampak Positif diadakannya Pasar Bebas

Dampak Positif diadakannya Pasar Bebas
image by: pexels

1. Pengelolaan sumber daya secara maksimal

Seluruh badan usaha yang berpartisipasi dalam pasar bebas memiliki kebebasan untuk mengelola sumber daya, baik manusia maupun alam, secara maksimal. Hal ini digunakan untuk mendapatkan keuntungan sesuai target.

2. Menuntut Kreativitas

Persaingan dagang dalam lingkup pasar bebas menuntut para kontributor produksi barang untuk memberikan kreativitas dalam memproduksi barang. Hal ini menyakut kepada meningkatnya persaingan dagang antar perusahaan dalam lingkup multinasional.

3. Penerapan Prinsip Ekonomi Negara

Pasar bebas dapat memberikan kebebasan kepada pedagang atau pembeli untuk menerapkan berbagai macam metode ekonomi sesuai dengan prinsip negara masing-masing

4. Motivasi Inovasi Teknologi

Adanya kebijakan pasar bebas menuntut berbagai macam perusahaan badan usaha untuk meningkatkan invoasi teknologi dalam bersaing dengan perusahaan lainnya dari berbagai negara.

Baca Juga: 10 Jasa Pengiriman Barang ke Luar Negeri

Dampak Negatif diadakannya Pasar Bebas

Dampak Negatif diadakannya Pasar Bebas
image by: pexels

1. Terjadinya Potensi Eksploitasi

Terjadinya eksploitasi memang sangat rentan apabila kebijakan pasar bebas dilakukan. Eksploitasi akan dialami oleh perusahaan kecil dari sektor usaha yang lebih besar. Hal ini didasari oleh modal yang dibutuhkan tidak kecil sedangkan campur tangan pemerintah sangat minim dan bahkan tidak ada.

2. Persaingan Dagang Meruncing

Kehadiran pasar bebas dapat memicu persaingan dagang yang sangat sengit dan bahkan tidak sehat.

3. Potensi Monopoli

Pasar bebas dapat memicu potensi monopoli yang dapat membahayakan perusahaan kecil di industri yang sama.

4. Mempertajam Kesenjangan Ekonomi

Dampak lainnya yang akan terjadi terhadap kebijakan pasar bebas adalah meningkatkan kesenjangan ekonomi antara pemilik modal dengan pekerja ataupun antara pemberi modal dalam jumlah besar maupun kecil.

5. Potensi Menurunnya Tingkat Ekonomi Negara

Selanjutnya, terdapat potensi yang besar terhadap penurunan tingkat perekonomian negara. Hal ini disebabkan suatu negara tidak mampu bersaing dalam bidang produksi dan sangat bergantung pada penggunaan produk hasil industri negara lain.

Baca Juga: Apa Itu Jasa Logistik? Kenali Dunia Logistik Lebih Jauh Disini!

Contoh Organisasi Pasar Bebas Global

Contoh Organisasi Pasar Bebas Global
image by: pexels

1. MEA (Masyarakat Ekonomi ASEAN)

2. CAFTA (China-ASEAN Free Trade Area)

3. European Union

4. APEC (Asia Pacific Economic Cooperation)

5. NAFTA (North American Free Trade Area)

Sudah pahamkah Anda mengenai kebijakan pasar bebas terhadap pasar dunia? Menurut Anda, bagaimana apabila kebijakan ini dilakukan di Indonesia dengan beberapa negara lainnya?

Artikel ini ditulis oleh: Faisal Tegar Febrian

Sumber/Referensi: 

https://www.ocbcnisp.com/id/article/2022/03/11/pasar-bebas-adalah

Pengertian Pasar Bebas: Ciri-ciri, Fungsi, Manfaat, Kekurangan, dan Kelebihannya

× Customer Service