Aplikasi Cargo Indonesia Trawlbens

10 Perbedaan Negara Berkembang dan Negara Maju

Negara berkembang dan negara maju sebenarnya tidak dapat didefinisikan menurut situs resmi World Trade Organization (WTO). Istilah ini digunakan sebagai suatu pengelompokan terhadap kesejahteraan dari negara-negara di dunia. 

WTO merupakan organisasi internasional yang mengurusi berbagai macam aturan perdagangan antar negara. WTO memiliki tujuan untuk membantu tiap produsen, eksportis, dan importir dalam menjalankan bisnis.

Parameter dasar yang dapat membedakan negara berkembang dan maju adalah sektor perekonomian dan penguasaan IPTEK dalam negara tersebut. Secara ringkasnya, negara yang tergolong berkembang adalah negara yang tingkat perekonomiannya tidak setinggi negara maju.

Negara Berkembang Secara Umum

Negara Berkembang Secara Umum
image by: pexels

Negara berkembang adalah sebuah konsep pengelompokan terhadap negara yang memiliki standar hidup relatif rendah, sektor industri sangat jauh dapat ditingkatkan lagi, indeks pembangunan manusia berada pada tingkat menengah ke bawah, dan pendapatan kapita yang rendah.

Baca Juga: MEA: Apa Itu dan Dampaknya bagi Indonesia

Yuk simak apa saja yang dapat membedakan negara berkembang dengan negara maju

1. Sektor Produksinya

Sektor Produksinya
image by: pexels

Suatu hal yang dapat menjaga roda perekonomian masyarakat agar tetap berputar pada suatu negara adalah industrinya. Sektor perindustrian yang dimiliki oleh negara berkembang didominasi oleh sektor pertanian. Di sisi lain, sektor perindustrian yang dimiliki oleh negara maju memiliki mayoritas pada industri manufaktur.

Negara berkembang umumnya memiliki latar belakang industri agraria dan menggunakan teknologi sederhana.

2. Pendapatan Perkapita

Pendapatan Perkapita
image by: pexels

Pendapatan perkapita dinilai dari nilai rata-rata pendapatan penduduk suatu negara. Penilaian ini didapatkan dari melakukan pembagian pendapatan nasional dengan jumlah penduduk negara. Negara berkembang memiliki tingkat pendapatan perkapita yang tergolong rendah dibandingkan negara maju.

Baca Juga: 7 Tips Jadi Pengusaha Sukses Di Bidang Cargo Logistik

3. Angka Kelahiran

Angka Kelahiran
image by: pexels

Negara berkembang adalah kelompok yang memiliki angka kelahiran yang sangat tinggi. Hal yang mendasari tingginya angka kelahiran adalah pernikahan tinggi, kurangnya sosialisasi keluarga berencana, rendahnya tingkat pendidikan, dan lain sebagainya.

4. Angka Kematian

Angka Kematian
image by: pexels

Angka kematian biasanya bergatung kepada angka harapan hidup yang didasari oleh tingkat keamanan kerja, tingkat kesehatan pangan, tingkat kesadaran kesehatan diri, dan tingkat penyebaran fasilitas kesehatan.

Baca Juga: Kiat Sukses Berolahraga Mulai Hari Ini

5. Impor dan Ekspor

Impor dan Ekspor
image by: pexels

Salah satu ciri yang membuat suatu negara dinilai berkembang atau maju adalah tingkat ekspor-impornya. Apabila suatu negara lebih banyak mengimpor suatu produk dibandingkan mengekspor maka negara tersebut tergolong kepada negara berkembang.

6. Angka Pengangguran

Angka Pengangguran
image by: pexels

Hal ini sangat berhubungan dengan tingkat angka kelahiran yang tinggi. Angka kelahiran apabila tidak diimbangi dengan meningkatnya angka pertumbuhan lapangan kerja, maka akan menyebabkan meningkatnya populasi pengangguran. 

Meningkatnya jumlah angka kelahiran sebenarnya dijadikan konsep untuk meningkatkan tingkat angkatan kerja yang dapat membantu pergerakan roda ekonomi negara. Kendati demikian, apabila tidak diimbangi dengan angka lapangan kerja yang meningkat, maka tingkat angkatan kerja yang sangat diharapkan ini akan berubah menjadi beban negara.

Meningkatnya angka pengangguran juga akan meningkatkan angka kriminalitas. Hal ini terjadi karena para masyarakat yang tidak memiliki pekerjaan masih dituntut untuk menghidupi baik diri sendiri maupun keluarganya.

Baca Juga: 5 Persiapan Penting Sebelum Menjadi Kurir Jasa Pengiriman Barang

7. Tingkat Pendidikan

Tingkat Pendidikan
image by: pexels

Suatu negara akan tergolong ke dalam negara maju apabila negara tersebut didukung oleh tingkat pendidikan yang tinggi oleh masyarakatnya. Sebaliknya akan terjadi pada negara yang memiliki tingkat pendidikan yang rendah.

8. Penguasan IPTEK

Penguasan IPTEK
image by: pexels

Poin ini memiliki hubungan dengan poin tingkat pendidikan dari suatu negara. Rendahnya tingkat pendidikan memiliki dampak pada penguasaan IPTEK yang baik pada suatu negara. Hal ini menyebabkan masyarakat tidak dapat berinovasi seperti negara maju.

Baca Juga: Kenali dan Waspadai 6 Dampak Buruk Dari Kartu Kredit

9. Modal

Modal
image by: pexels

Banyak sekali negara yang menjadi incaran investor asing untuk menanamkan modal. Hal tersebut tidak hanya bergantung pada suatu negara termasuk ke dalam negara maju atau tidak. Negara berkembang biasanya memiliki minim investor karena tidak memiliki suatu hal yang dapat dibisniskan secara menguntungkan.

10. Kesetaraan 

Kesetaraan
image by: pexels

Salah satu ciri dari negara maju adalah meningkatnya kesempatan semua orang untuk berpartisipasi dalam dunia kerja. Kesetaraan ini tidak memandang gender saja, melainkan juga kelas ekonomi, status sosial, dan lain sebagainya.

Demikian 10 hal yang dapat menjadi perbedaan antara negara maju dan berkembang. Menurut Anda, apakah Indonesia termasuk negara berkembang?

Artikel ini ditulis oleh: Faisal Tegar Febrian

Sumber/Referensi: 

https://www.detik.com/edu/detikpedia/d-6290005/ciri-utama-negara-berkembang-dan-negara-maju

https://www.fortuneidn.com/business/desy/arti-dan-ciri-ciri-negara-berkembang

× Customer Service